REKONSTRUKSI PENAFSIRAN TENTANG AYAT–AYAT AURAT PEREMPUAN DI NUSANTARA PERSPEKTIF MUHAMMAD SYAHRUR

Alvan Fathony, Abdur Rahman Nor Afif Hamid

Abstract


The problem aurat of woman is becoming a utopian reference for women living in Indonesia, due to the shift in the changing function of clothing from covering the aurat to simply a lifestyle. The result of this is the way women dress, how to make them look attractive wearing them, not how to make them comfortable wearing them. Thus the author brings together the thoughts of Muhammad Syahrur on this phenomenon which for the author is considered a problem in this predominantly Islamic country, namely Indonesia. This study uses a research library research method which is still relevant to the situation of Islamic law across the ages, especially in Indonesia. The aim is to try to reveal the thoughts of Muhammad Syahrur who use the hudud theory in interpreting Quranic verses, especially aurat of women verses which are considered controversial with mufassirs and fuqoha, in this case must be competible with Indonesian culture. The results of the literature review show that in the view of Muhammad Syahrur, the reactualization of the aurat of women text by understanding and studying the Koran is highly dependent on the socio-cultural context. Syahrur tried to apply his understanding of the texts of the Quran in the reality of life. According to him, the provisions of the Quran are elastic in that we can adjust the Quranic text depending on the context and conditions of the times.

Keywords


Boundary Theory (Had), Aurat of Women, Nusantara

Full Text:

PDF

References


Adinugraha, H. H., Anas, A., & Nuswantoro, U. D. (2018). Analisis Terhadap Teori Hudūd Muhammad Syahrur. Islamadina Jurnal Pemikiran Islam, 19(1), 1–26.

Afandi, R. (2018). Teologi Islam Dan Gender : Refleksi Terhadap Pemikiran Muhammad Syahrur. Journal of Islamicate Studies, 2(2), 81–95.

Alfiyanti, L. (2018). Konsep Libas Dalam Al-Qur'an ( Studi Komparasi dalam Penafsiran Surat Al-A’raf Ayat 26 Antara Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar). Skripsi.

Arcanita, R. (2016). Persepsi Mahasiswa STAIN Curup Tentang Pendapat prof. Dr. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah bahwa Perempuan Tidak Wajib Memakai Jilbab. Fokus : Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan, 1(2), 181 - 202.

Ardiansyah. (2014). Konsep Aurat Menurut Ulama Klasik dan Kontemporer. Analytical Islamica, 3(2), 258–273.

Ari, M. A. N. & A. W. (2018) Aplikasi Hijab Shahabiyat Di Masa Turun Perintah Menutup Aurat (Studi Pemahaman Sosio-Historis Hadis Perilaku Wanita Masa Nabi). Islam Transformatis: Journal of Islamic Studies, 2(2). 119 - 132.

Aripudin, A., & Rizwan, M. R. (2009). Materi Dakwah Pada Grup Musik Non-Religi (Analisis Isi Pesan Dakwah Dalam Lirik Lagu Grup Band GIGI Pada Album Raihlah Kemenangan). Ilmu Dakwah, 4(13), 493–512.

Auliya, S., & Gazali, H. A. (2020). Meninjau Ulang Dekonstruksi Konsep Aurat Wanita dalam Teori Batas Ala Muhammad Syahrur. Mashdar : Jurnal Studi al-Quran dan Hadis, 1(2). 37 - 60.

Bahri, S. (2014). Wacana Pembebasan Perempuan; Studi Kritis Pemikiran Qasim Amin dan Jamal al-Banna. Lisan Al-Hal: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 8(2), 263–287.

Burhanuddin, N. (2015). Membincang Persepsi Keterpinggiran Perempuan. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 16(1), 57 - 68.

Dakir, & Anwar, H. (2019). Nilai-Nilai Pendidikan Pesantren Sebagai Core Value; Dalam Menjaga Moderasi Islam Di Indonesia. Jurnal Islam Nusantara, 3(2), 495–517.

Dakir, D., Qodir, A., & El-Rumi, U. (2017). The Concept of Human Unity and Islamic Inclusive Education: A Study of KH. Imam Zarkasyi’s Thought in Social Change. Al-Ta lim Journal, 24(3), 229-242.

Elkarimah, M. F. (2016). Sintagmatik-Paradigmatik Syahrur Dalam Teks Al-Qur’an. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 11(2), 116 - 124.

Hadi, M. N. (2019). Muhammad Syahrur Dan Konsep Milkul Yamin : Kritik Penafsiran Perspektif Ushul Fiqh. YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam, 10(1). 25 - 51.

Hafizah, Y. (2018). Fenomena Jilbab Dalam Masyarakat Kosmopolitan: Interpretasi Teks Dan Konteks Atas Ayat Jilbab. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 16(2), 203 - 226.

Halim, A. (2018).Pengetahuan Kebahasaan Dan Penafsiran Teks Qurani. Jurnal Ibn Abbas, 1(1). 178 - 198.

Halimah. (2010). Konsep hudud muhammad syahrur. Jurnal Ar Risalah, 1(2), 301–322.

Hanafy, S. (2018). Jilbab Dalam Al-Qur’an Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam. Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan, 10(1), 1–28.

Hasan Baharun, Mohammad Bahrul Ulum, A. N. A. (2018). Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Ngejot: Konsep Edukasi dalam Membangun Keharmonisan dan Kerukunan Antarumat Beragama Berbasis Kearifan Lokal. FENOMENA: Jurnal Penelitian, 10(1), 1–26.

Heri Junaidi, & Abdul Hadi. (2010). Gender dan Feminisme dalam Islam. MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender, 2(2), 245–256.

Ismail, E. (2016). Analisis Semantik Pada Kata Ahzāb Dan Derivasinya Dalam Al-Quran. Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir, 1(2), 139–148.

K. Daud, F. (2013). Jilbab, Hijab Dan Aurat Perempuan (Antara Tafsir Klasik, Tafsir Kontemporer dan Pandangan Muslim Feminis). Al-Hikmah: Jurnal Studi Keislaman, 3(1), 1–24.

K. Daud, F. (2018). Tren Jilbab Syari dan Polemik Cadar Mencermati Geliat Keislaman Kontemporer di Indonesia. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, (1), 39–53.

K. Daud, F. (2019). Defamiliarisasi dan Bacaan Kontemporer: Telaah Pembacaan Muhammad Shahrûr terhadap Ayat-Ayat Aurat dan Hijâb. PROCEEDINGS of Annual Conference for Muslim Scholars (AnCoMS). Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV, Surabaya, Indonesia, 961–973.

Khikmatiar, A. (2019). Perbandingan Tafsir Tulis Dan Lisan M. Quraish Shihab Tentang QS. Al-Qalam Dalam Tafsir Al-Misbah. Ilm Ushuluddin, 18(1), 88–100.

Khoiri, M. A. (2015). Rekonstruksi Konsep Aurat (Analisis Pemikiran Syahrur). Universum, 9(2). 151 - 159.

Kusmidi, H. (2018). Konsep Batasan Aurat Dan Busana Muslimah Dalam Perspektif Hukum Islam. El-Afkar, 5(11). 96 - 106.

Muna, N. (2019). Jilbab Menurut Penafsiran Quraish Shihab Dan Musthafa Al-Maraghi.Skripsi.

Mustaqim, A. (2016). Model Penelitian Tokoh (Dalam Teori dan Aplikasi). Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 15(2), 201 - 217.

Mustaqim, A. (2017). Teori Hudûd Muhammad Syahrur dan Kontribusinya dalam Penafsiran Alquran. Al Quds. 1, 1–26.

Muthmainnah. (2015). Aurat Dan Busana. Jurnal Al-Qadau, 2(1), 186–196.

Nahar, S. (2015). Studi Ulumul Quran. Citapustaka Media.

Nikmatullah. (2015). Review Buku Dalam Kajian Living Hadis: Dialektika Teks dan Konteks. Jurnal Holistic, 1(2), 225–246.

Nisaa, Z. (2018). Wanita Dalam Al-Qur'an Perspektif Nasr Hamid Abu Zayd. Skipsi,

Rahmah, A. (2019). Interpretasi Ibnu Katsir Dan Sayyid Quthb Terhadap Anjuran Wanita Menetap Di Rumah (Studi Komparatif Dalam Qs. Al-Ahzab (33): 33). Skripsi, (33), 1–89.

Robikah, S. (2020). ReinterpretasiI Kata Jilbab Dan Khimar Dalam Al-Quran; Pendeketan Ma'na Cum Maghza Sahiro Syamsuddin. Ijougs, 1(1). 42 - 56.

Rosyida, Y. U. (2019). Pemahaman Santriwati Pondok Pesantren Al Madinah Grenjeng Kenteng Nogosari Boyolali Tentang Hukum Memakai Cadar. Skripsi.

Salsabila, Q. (2017). Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Aurat Perempuan. Al-Bayan : Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(2), 177–198.

Şenocak, G. (2019). Perzinahan Dalam Perspektif Islam Sebagai Alternatif Pembaharuan Hukum Pidana Tentang Perzinahan Di Indonesia. USU Law Journal, 4(1), 74–85.

Siti, A. (2013). Teori Hudud Dan Penerapanya Terhadap Ayat-Ayat Gender (Study kritis terhadap pemikiran Muhammad Shahrur dalam al-Kitab Wa al-Qur’an Qira’ah Mu’ashirah).Jurnal Ummul Qura Vol III, No. 2, 66–77.

Sobrun. (2006). AURAT DALAM PERSPEKTIF MUHAM (Telaah Snrat al-Ahzab’ ayat 53, 59 dan Surat an-Nur ayat 31. Skripsi

Suhandi, N. S. & T. (2013). Kritik Terhadap Penafsiran Quraish Shihab Tentang Ayat Jilbab. Mizan : jurnal Ilmu Syariah, 1(1), 57–92.

Suheri, S., & Yahuda, R. D. (2019). Implementasi Hermeneutika Amina Wadud atas Bias Politik Gender dalam Syariat: Rekonstruksi Aurat pada Pria. Al-Ahkam Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 4(2). 132 - 150.

Suryani, O. A. (2017). Konsep Aurat Perempuan Menurut Muhammad Syahrur. Skripsi.

Syarkawi. (2020). Studi kritis terhadap pemikiran m. quraish shihab tentang aurat wanita dan jilbab yang bertententangan dengan empat mazhab. AL-QIRAAH, Volume 14 Nomor 2 , 1–23.

Tarlam, A. (2015). Analisis Dan Kritik Metode Hermeneutika Al-Qur’an Muḥammad Shaḥrūr. Empirisma, 24(1). 94 - 103.

Thohari, H. (2011). Konstruks pemikiran Quraish Shihab tentang hukum jilbab. Jurnal Salam, 14(1), 75–91.

Wartini, A. (2014). Nalar Ijtihad Jilbab Dalam Pandangan M. Quraish Shihab (Kajian Metodologi). Musãwa Jurnal Studi Gender Dan Islam, 13(1).29-38

Widiyati, H. W. (2009). Dialog Pemikiran Tentang Islam dan Negara di Indonesia Masa Kemerdekaan. Jurnal Dakwah UIN Sunan Kalijaga, 10(2), 213–228.

Wijayanti, R. (2017). Jilbab Sebagai Etika Busana Muslimah dalam Perspektif Al-Qur’an. Cakrawala: Jurnal Studi Islam, 12(2), 151–170.




DOI: https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i2.222

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JURNAL ISLAM NUSANTARA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by :