LITERASI AGAMA DALAM MEMPERKUAT PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME DI PERGURUAN TINGGI

Titi Kadi

Abstract


This paper analyze the strengthening of religious literacy in strengthening multicultural education in higher education. This is motivated by the diversity in higher education, which is then feared that there will be divisions and acts of violence if multiculturalism education is not built or implemented, considering that students are individuals who are in the adolescent phase towards adulthood with changing emotional levels. This study uses a qualitative approach with library research, where the data analysis uses content analysis. The results showed that religious literacy in this case is a concept that not only means reading, but rather a deep understanding of religion so that it can become a basis for thinking and rationing on behavior. There are several things in strengthening religious literacy, including; 1) use and procurement of supporting media, 2) increase reading interest, 3) existence of student organizations, and 4) culture of discussion.

Keywords


Religious Literacy, Multicultural Education, Higher Education

Full Text:

PDF

References


Adibah, I. Z. (2014). Pendidikan Multikultural Sebagai Wahana Pembentukan Karakter. Jurnal Madaniyah, VII, 177.

Asmuri. (2016). Pendidikan Multikultural (Telaah Terhadap Sistem Pendidikan Nasional dan Pendidikan Agama Islam). POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam, 2(1), 27.

Atok, A. R. Al, Hakim, S. Al, Untari, S., & Margono. (2015). Model Pembelajaran Pendidikan Karakter Dengan Pendekatan Multikultural Dalam Pendidikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi. Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 28(1), 24.

Baedowi, A. (2012). Calak Edu 1: Esai-Esai Pendidikan 2008-2012. Jakarta: Alvabet.

Baharun, H., & Awwaliyah, R. (2017). Pendidikan Multikultural Dalam Menanggulangi Narasi Islamisme Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 5(2), 232.

Baidhowy, Z. (2005). Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga.

Dewi, M. (2015). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Fasilitas Perpustakaan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Universitas Samudra. Jurnal Manajemen Dan Keuangan, 4(1), 204.

Habibah, M., & Wahyuni, S. (2020). Literasi Agama Islam Sebagai Strategi Pembinaan Karakter Religius Siswa Ra Km Al Hikmah Kediri. JCE (Journal of Childhood Education), 4(1), 45.

Iswanto, A. (2018). Praktik Literasi Agama pada Masyarakat Indonesia Tempo Dulu: Tinjauan Awal atas Naskah-naskah Cirebon. Manuskripta, 8(2), 47.

Junaedi, A. (2017). Student Adaptation Strategy In Dealing With The Differences Of Tegal Cultural Culture (Study Case Students Pgsd Upp Tegal Fip Unnes). Jurnal Kreatif, (September), 182.

Krippendoff, K. (1993). Analisis Isi: Pengantar Teori dan Metodologi. Jakarta: Citra Niaga Rajawali Press.

Lestariningsih, W. A., Jayusman, & Purnomo, A. (2018). Penanaman Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Rembang Tahun Pelajaran 2017/2018. Indonesian Journal of History Education, 6(2), 126.

Moore, D. L. (2015). Religious Literacy in Policy and Practice. Bristol and Chicago: Policy Press.

Musyarofah. (2016). Internalisasi Pesan Multikultural Pada Organisasi Pesantren Putri Stain Jember. Inject, Interdisciplinary Journal of Communication, 1(2), 183.

Naim, N., & Achmad, S. (2008). Pendidikan Multikultural (Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Najmina, N. (2018). Pendidikan Multikultural Dalam Membentuk Karakter Bangsa Indonesia. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 54.

Nurcahyono, O. H. (2018). Pendidikan Multikultural Di Indonesia:Analisis Sinkronis Dan Diakronis. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi Dan Antropologi, 2(1), 107.

Nurzakiyah, C. (2018). Literasi Agama Sebagai Alternatif Pendidikan Moral. JPA, 19(2), 25.

Pelly, U., & Menanti, A. (1994). Teori-teori Sosial Budaya. Jakarta: Dirjen Dikti Depdikbud.

Purwanto, Y., & Khoiri, S. (2016). Studi Agama & Etika Islam Dan Keberagamaan Mahasiswa “Z†Generation: Kajian di Lingkungan Kampus ITB Bandung. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 24(2), 424.

Rackley, E. D. (2010). Motivation for the Religious Literacy Practices of Religious Youth: Examining the Practices of Letter day Saint and Methodist Youth in One Community. University of Michigan.

Rahmawati. (2019). Menumbuh Kembangkan Minat Baca Mahasiswa Dalam Proses Pembelajaran Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Jurnal Kependidikan, 4(1), 30.

Sangadji, K. (2016). Pendidikan Multikultural Dalam Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi (Sebuah Kajian Kurikulum). Jurnal Biology Science & Education, 5(1), 39.

Sari, E. D. K., Rosadi, M., Nur, M., & Bahri, S. (2020). Literasi Keagamaan Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Uin Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal Emanasi, Jurnal Ilmu Keislaman Dan Sosial, 3(1), 3.

Supriyadi. (2016). Community Of Practitioners : Solusi Alternatif Berbagi Pengetahuan Antar Pustakawan. Lentera Pustaka, 2(2), 85.

Suroto. (2016). Dinamika Kegiatan Organisasi Kemahasiswaan Berbasis Kearifan Lokal Dalam Upaya Memperkuat Karakter Unggul Generasi Muda. Urnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(2), 1040.

Taufiq, A. (2018). Paradigma Baru Pendidikan Tinggi dan Makna Kuliah Bagi Mahasiswa. MADANI Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 10(1), 35.




DOI: https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i1.212

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Titi Kadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.