GERAKAN LITERASI POLITIK PEREMPUAN NAHDLATUL ULAMA DALAM MENYAMBUT PEMILIHAN UMUM 2019-2020

Muhammad Candra Syahputra

Abstract


Pemilihan umum (Pemilu) is a five-year moment to elect the regional head, legislative, president and vice president as well as a democratic party in Indonesia. As a moment of political contestation in the Pemilu, in its implementasion is is often accompanied by violations committed by pairs of candidates who are contesting the election, such as money politics, politicization of SARA an so on. Nahdlatul Ulama as the largest community organization in Indonesia and even the world, plays an important role in carrying out political literacy in society, Nahdlatul Ulama women who are members of Pimpinan Wilayah Fatayat NU Lampung and Pengurus Koordinator Cabang Korps PMII Puteri Lampung Through political luteracy programs make a positive contribution in welcoming the Pemilu 2019-2020. This study uses qualitative approach, while the data sources were obtained through interviews, observations, documentation and literature related to the topic of discussion. The Nahdlatul Ulama Women’s Political Literacy Movement cooperates with the organizers of the Pemilu namely Komisi Pemilihan Umum (KPU) and Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) as a stakeholder. The Nahdlatul Ulama women through these programs aim to create a dignified democracy and be able to produce leaders who bring positive changes to the region and the country.


Keywords


Women, Nahdlatul Ulama, Political Literacy, Pemilu

Full Text:

PDF

References


Anwar, C. (2019). Multikulturalisme, Globalisasi, dan Tantangan Pendidikan Abad Ke-21. Yogyakarta: Diva Press.

Baharun, H., & Badriah, F. N. (2020). Pendidikan Multikultural dalam Bingkai Islam Nusantara Perspektif KH. Said Aqil Siroj. Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman, 8(1), 37–51. Retrieved from http://library1.nida.ac.th/termpaper6/sd/2554/19755.pdf

Baharun, H., & Rizqiyah, L. (2020). Melejitkan Ghiroh Belajar Santri Melalui Budaya Literasi di Pesantren. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 108. https://doi.org/10.19105/tjpi.v15i1.3048

Barton, G. (1997). Indonesia’s Nurcholish Madjid and Abdurrahman Wahid as Intellectual “Ulamaâ€: The Meeting of Islamic Traditionalism and Modernism in Neo-Modernist Thought. STUDIA ISLAMIKA: Indonesian Journal for Islamic Studies, 4(1).

Bashori, K. (2018). Pendidikan Politik di Era Disrupsi. SUKMA: Jurnal Pendidikan, 2(2).

Bizawie, Z. M. (2016). Islam Nusantara Sebagai Subjek Dalam Islamic Studies: Lintas Diskursus dan Metodologis. In Islam Nusantara: Dari Ushul Fiqh Hingga Paham Kebangsaan. Bandung: Mizan.

Dakir, & Anwar, H. (2019). Nilai-Nilai Pendidikan Pesantren Sebagai Core Value; Dalam Menjaga Moderasi Islam Di Indonesia. Jurnal Islam Nusantara, 3(2), 495–517.

Dakir, & Fauzi, A. (2019). Epistemologi Pendidikan Islam Rahmatan Lil ’Alamin di Era Revolusi Industri 4.0; Sebuah Kajian Paradigmatik. Edureligian: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 92–100. Retrieved from http://jurnaljpi.com/index.php/JPI/article/view/28

Dyah, H. M. (2005). Penelitian Kualitatif Dalam Penerapan. Pekanbaru: Depdiknas Pusat Bahasa.

Eriyanti, L. D. (2016). Pemikiran Politik Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) dalam Perspektif Feminisme: Penelusuran Pemikiran Mainstream dan Non-Mainstream. JSP: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 20(1).

Fealy, G., & Bush, R. (2014). The Political Decline of Traditional Ulama in Indonesia: The State, Umma and Nahdlatul Ulama. Asian Journal of Social Science, 42(5).

Feillard, A. (1999). NU Vis a Vis Negara: Pencarian Isi, Bentuk dan Makna. Yogyakarta: LKiS.

Ghifari, I. F. (2017). Radikalisme di Internet. Religious: Jurnal Agama Dan Lintas Budaya, 2(1), 123–134. https://doi.org/10.15575/jw.v39i1.575

Goncing, N. (2015). Politik Nahdlatul Ulama dan Orde Baru. The POLITICS: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, 1(1).

Hamid, A., Darwis, & Andriyani, S. (2018). Fenomena Politik Cebong dan Kampret di Indonesia: Sebuah Analisis dari Perspektif Penikiran Politik dalam Islam. Jurnal Politea, 1(1).

Hannan, A. (2018). Agama, Kekerasan, dan Kontestasi Politik Elektoral: Penggunaan Simbol Keagamaan Kiai dan Kekuatan Blater dalam Pertarungan Politik Lokal Madura. Jurnal Sosiologi Agama, 12(2).

Hasibuan, R. P. P. M. (2020). Urgensitas Perppu Pilkada di Kala Wabah Pandemi Covid-19. ’ADALAH: Buletin Hukum & Keadilan, 4(1).

Hikam, M. A. S. (2001). Fiqh Kewarganegaraan, Intervensi Agama-Agama terhadap Masyarakat Sipil. Jakarta: PB PMII.

Hilmy, M. (2012). Quo-Vadis Islam Moderat Indonesia?: Menimbang Kembali Modernisme Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 36(2).

Iqbal, M. M. (2019). Nahdlatul Ulama dalam Pusaran Politik: Sebuah Otokritik Orientasi NU dalam Politik Perspektif Insider. JISoP: Jurnal Inovasi Ilmu Sosial Dan Politik, 1(2).

Irham, M. A. (2016). Demokrasi Muka Dua: Membaca Ulang Pilkada di Indonesia. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Ismail, F. (2011). The Nahdlatul Ulama: Its Early History and Contribution to the Establishment of Indonesian State. Journal of Indonesian Islam, 5(2).

Isnaeniyah, E. (2017). Partisipasi Politik Perempuan Islam Indonesia dalam Tradisi “NU.†Religious: Jurnal Agama Dan Lintas Budaya, 2(1).

Komariah, K., & Kartini, D. S. (2019). Media Sosial dan Budaya Politik Generasi Milleneal dalam Pemilu. ARISTO: Jurnal Sosial Politik Humaniora, 7(2).

Mardiyah. (2015). Kepemimpinan Kiai dalam Memelihara Budaya Organisasi. Malang: Aditya Media Publishing.

Masyhuri, M. (2016). NU dan Paradigma Teologi Politik Pembebasan: Refleksi Historis Pasca Khittah. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 1(2).

Moelong, L. J. (2002). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Moesa, A. M. (2012). Kiai NU dalam Paradigma Politik Kebangsaan. Al-Daulah: Jurnal Hukum Dan Perundangan Islam, 2(1).

Muhammad, F. (2015). Dinamika Pemikiran dan Gerakan Politik Nahdlatul Ulama. Kalam: Jurnal Studi Agama Dan Pemikiran Islam, 9(1).

Mustamar, M. (2016). Dalil-dalil Praktis Amaliah Nahdliyah. Surabaya: Muara Progresif.

Mustaqim, M. (2015). Politik Kebangsaan Kaum Santri: Studi atas Kiprah Politik Nahdlatul Ulama. ADDIN: Media Dialektika Ilmu Islam, 9(2).

Muzakki, A. (2020). NU dan Politik Keadaban Publik. Surabaya: LTN Pustaka.

Nurjanah, E., Rusmana, A., & Yanto, A. (2017). Hubungan Literasi Gigital dengan Kualitas Penggunaan E-Resources. Jurnal Lentera Pustaka, 3(2).

Pababbari, M. (2010, November). Patronase Agama Dalam Kehidupan Politik Lokal (Melemahnya Nilai-Nilai Tradisional Agama Masyarakat). Banjarmasin.

Putri, N. E. (2017). Dampak Literasi Politik Terhadap Partisipasi Pemilih dalam Pemilu. Jurnal Agregasi: Aksi Reformasi Goverment Dalam Demokrasi, 5(1).

Ratnamulyani, I. A., & Maksudi, B. I. (2018). Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Dikalangan Pelajar di Kabupaten Bogor. Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 20(2).

Roviana, S. (2014). Gerakan Perempuan Nahdlatul Ulama dalam Transformasi Pendidikan Politik. Jurnal Pendidikan Islam, III(2).

Sugiyono. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Alfabeta.

Syahputra, M. C. (2020a). Gerakan Literasi Digital Pelajar Nahdlatul Ulama. TARBIYATUNA: Kajian Pendidikan Islam, 4(2).

Syahputra, M. C. (2020b). Jihad Santri Millennial Melawan Radikalisme di Era Digital: Studi Gerakan Arus Informasi Santri Nusantara di Media Sosial. Jurnal Islam Nusantara, 4(1).

Syahputra, M. C. (2020c). Pendidikan Orang Tua Terhadap Anak dalam Menyikapi Pandemi Covid-19. EQUALITA: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 2(1).

Tansal, E. A., Latief, R., & Sanusi, H. (2020). Representasi Politik Identitas dalam Pemilihan Presiden 2019 Pada Pemberitaan Kompas.com. Jurnal Washiyah, 1(1).

Trinarso, A. P. (2013). Pendidikan dan Etika Berpolitik. Arete: Jurnal Filsafat, 2(2).

Ulum, A. (Ed.). (2014). The Founding Fathers of Nahdlatoel Oelama’. Surabaya: Bina Aswaja.

Wahid, M., & Alim, H. (Eds.). (2017). Jihad Nahdlatul Ulama Melawan Korupsi. Jakarta Selatan: Lakpesdam PBNU.

Zuhro, R. S. (2019). Demokrasi dan Pemilu Presiden 2019. Jurnal Penelitian Politik, 16(1).




DOI: https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i2.216

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Muhammad Candra Syahputra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.