INTERAKSI WANITA IDDAH MELALUI MEDIA SOSIAL

Muhammad Zainuddin Sunarto, Karmilah Liana

Abstract


The legal aspect for women who are undergoing the iddah period, the correlation to communication via social media is not found valid arguments related to this case, but four fiqh experts (madzhab) have agreed that women who are undergoing 'iddah death period are not allowed to leave the house except under these conditions. an emergency or in a state of urgency to leave the house, even though they have different opinions about the time and limit of the iddah prohibition. This study examines the legal aspects of women who are undergoing ‘Iddah’ correlation to interactions on social media. This research is a library research, namely through the study of secondary data sources consisting of various references, especially books that are closely related to the discussion. The results of the study concluded that women who are undergoing 'iddah' are not allowed to use any social media to communicate with men who are not mahroms and without an urgent need, unless the communication is only intended for the benefit of life and does not conflict with the principle of benefit.

Keywords


Aspek komunikasi,media sosial,wanita iddah

Full Text:

PDF

References


Adhimiy, H. Baharun dan Syafiqiyah. (2018). Limitasi keluar rumah bagi perempuan iddah wafat dalam prespektif maslahah mursalah. Al-’Adalah, 15(1).

Aminuddin, S. A. (1999). Fiqih Munakahat 1. Bandung: Cv Pustaka Setia.

Baqi, M. F. A. (1981). Mu’jam Mufarras. Darul Fikri.

Habib Ismail, dan N. A. K. (2017). Faktor dan Dampak Perkawinan dalam Masa Iddah (Studi Kasus di Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah). Mahkamah: Kajian Ilmu Hukum Dan Hukum Islam, 2(1), 135–160.

Halem, A. (2012). Membaca Kembali ’Illah Doktrin Idah Dalam Perspektif Ushul Al-Fiqh. Karsa, 20(02).

Jazari, I. (2019). Pandangan dan Hukum Islam Terhadap Wanita Dalam Masa Iddah Yang Berhubungan Dengan Pria Lain Melalui Media Sosial. Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah, 1(2).

Koto, A. (2004). Ilmu Fikih dan Ushul Fikih. Raja Grafindo Persada.

Mansyur, A. Q. (2012). Fiqh Al-Mar’ah Al-Muslimah min Al-Kitab wa Al-Sunnah; Terj. Muhammad Zaenal Arifin, Buku Pintar Fiqih Wanita. Zaman.

Muala, A. khoiri’ dan asyharul. (2020). Iddah dan Ihda Bagi Wanita Karir Perspektif Hukum Islam. 1(2).

Muchidah, I. (2013). Hukum Menggunakan Media Sosial Oleh Wanita yang Dalam Masa Iddah. Al-Hukama, 3(1).

Muslim, I. A. al-H. (1992). Shohib Muslim. Dar Al-Kutub Ilmiyah.

Muslimin, A. (2017). Iddah dan Ihdad Wanita Modern. Jurnal Mahkamah: Kajian Ilmu Hukum Dan Hukum Islam, 2(2), 163.

Nurnazli. (2017). Relevansi Penerapan Iddah di Era Teknologi Modern. Ijtimaiyyah: Jurnal Pengembangan Masarakat Islam, 10(1), 121–142.

Ramulyo, I. M. (2001). Tinjauan Beberapa Pasal Undang-Undang No. 1 Tahun 1974. Segi-Segi Hukum Perkawinan Islam, Ido Hilco, Jakarta.

RI, D. A. (2004). Bahan Penyuluhan Hukum. Jakarta: Direktorat Peradilan Agama. Bimbingan Masyarakat dan Haji.

Sarosa, S. (2012). Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar. Permata Puti Media.

Sosroatmodjo, H. A., & Aulawi, A. W. (1981). Hukum Perkawinan di Indonesia. Bulan Bintang.

Susilo, E. (2016). Iddah dan Ihdad Bagi Wanita Karir. Al-Hukama, 06(2).

Syuqqah, A. H. A. (1999). Kebebasan Wanita. Gema Insani Pers.

Waliko. (2018). Konsep Iddah Dan Ihdad Bagi Wanita Karier Yang Ditinggal Mati Suaminya (Tinjauan Ma’anil Hadis). Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 10(1), 1–14.

Yusuf, M. (2017). relevansi pemikiran ulama bugis dan nilai budaya bugis. ANALISIS: Jurnal Studi Keislama, 13(1), 57–78.

Zainuddin, A. (2006). Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Zubir, A. istikomah dan M. (2019). Analisa Iddah Berdasarkan Pemanfaatan Teknologi. Istinarah : Riset Keagamaan, Sosial Dan Budaya, 1(1).

Zuhaily, W. (n.d.). Al-Wajiz fi Fiqh Al-Islami.

Zuhaily, W. (2014a). Fiqh Islam wa Adillatuhu, Jilid VII. Darul Fikr.

Zuhaily, W. (2014b). Fiqh Islami wa Adillatubu. Darul Fikr.

Zulaikha, S. (2010). iddah dan Tantangan Modernita. Jurnal Hukum Istinbath, 7(1), 96.




DOI: https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i2.220

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JURNAL ISLAM NUSANTARA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.